Sabtu, 21 Mei 2011
SY'IR TANPO WATON
Kami mulai lantunkan syair
Dengan memuji kepada Pangeran ( Allah swt)
Yang memberi rahmat dan kenikmatan
Siang dan malam tanpa perhitungan
Duh bala teman pria wanita
Jangan hanya mengaji syareat belaka
Hanya pintar mendongeng, menulis dan membaca
Nanti di belakang hari akan sengsara
Banyak yang hafal Qur’an Hadistnya
Senang mengkafirkan kepada orang lainnya
Kafirnya sendiri tidak diperhatikan
Bahwa masih kotor hati dan akalnya
Gampang terbujuk nafsu angkara
Dalam perhiasan gebyarnya dunia
Iri dan dengki dengan kekayaan tetangga
Maka hatinya gelap dan nista
Mari saudara jangan melupakan
Kewajiban mengaji beserta kelengkapannya
Untuk menebalkan Iman Tauhidnya
Bagusnya bekal untuk kemuliaan matinya
Yang disebut sholeh bagus hatinya
Karena mapan seri ilmunya
Menjalankan Thoriqot dan Ma’rifatnya
Dan Hakekat agar merasuk rasanya
Al-Qur’an qodim wahyu mulia
Tanpa tertulis namun bisa dibaca
Itulah didikan Guru waskita
Ditancapkan di dalam dada
Melekat di hati dan pikiran
Merasuk di badan sampai ke dalam
Mu’jizat Rosul jadi pedoman
Sebagai jalan keberadaan Iman
Kepada Allah yang Maha Suci
Harus ”berpelukan” siang dan malam
Melakukan tirakat dan riyadho
Dzikir dan suluk jangan sampai lupa
Hidupnya damai merasa aman
Adanya rasa tanda bahwa beriman
Sabar menerima meskipun pas-pasan
Semua sudah takdirkan oleh Pangeran ( Allah swt)
Terhadap teman saudara dan tetangga
Yang sama2 rukun jangan disia2kan
Itu sunnahnya Rasul yang mulia
Nabi Muhammad panutan kita
Yang menjalankan semuanya
Allah yang akan mengangkat derajatnya
Meskipun jelek rupa lahiriahnya
Namun mulia maqom derajatnya
Dan nanti pada akhirnya
Tidak akan tersesat roh dan sukmanya
Dijamin Allah sorga tempatnya
Utuh jasadnya juga kafannya
Karya : KH. Muhammad Nizam As-Shofa, Lc. *
* Pengasuh Pengajian Kitab Tasawuf Jami'ul Ushul Fil Awliya'
Ponpes Ahlus Shofa wal Wafa' - Krian, Jawa Timur
Versi audio > http://www.ziddu.com/download/4218582/SyiirTanpoWathon_New.mp3.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar